Rabu, 24 Juni 2015

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Metode Substitusi



Ada beberapa cara untuk menyelesaikan SPLDV, diantaranya Metode eliminasi, substitusi, reduksi, dan grafik. Keempat cara tersebut memerlukan penyelesaian yang cukup panjang.
Kali ini saya akan memberikan trik dalam menyelesaikan soal SPLDV menggunakan Metode Substitusi.

Contoh:
Carilah penyelesaian dari sistem persamaan 3x – 2y = 7 dan 2x + y = 14!
Triknya adalah sebagai berikut:

Misalnya:
persamaan 1 adalah A1x + B1y = C1
persamaan 2 adalah A2x + B2y = C2

maka dengan Substitusi:

Untuk mencari nilai y kita substitusi nilai x yang telah didapat ke pers 1 atau pers 2.
Dari soal:

3x – 2y = 7

2x + y = 14

Selanjutnya substitusi x = 5 ke pers 1 atau pers 2. Misal kita substitusi ke pers 2.

2x + y    = 14

2(5) + y = 14

y           = 14 – 10

y           = 4

Jadi, penyelesaian dari sistem persamaan 3x – 2y = 7 dan 2x + y = 14 adalah x = 5 dan y = 4.

Semoga bermanfaat...



Selasa, 23 Juni 2015

Sejarah Teorema Pythagoras

Sejarah teorema Pythagoras dapat dibagi sebagai: pengetahuan tentang segitiga Pythagoras, hubungan antara sisi-sisi segitiga siku-siku dan sudut yang berdekatan mereka, dan bukti-bukti dari teorema. Sekitar 4000 tahun yang lalu, orang Babilonia dan orang Cina menyadari fakta bahwa sebuah segitiga dengan sisi-sisi 3, 4, dan 5 satuan panjang menjadi segitiga siku-siku. Mereka menggunakan konsep ini untuk membangun sudut siku-siku, dan merancang segitiga siku-siku dengan membagi panjang tali menjadi dua belas bagian yang sama, sehingga satu sisi segitiga adalah tiga, sisi kedua adalah empat, dan sisi ketiga adalah lima bagian panjang .

Sekitar 2500 SM, monumen megalitik di Mesir dan Eropa Utara terdiri segitiga siku-siku dengan sisi bilangan bulat. Bartel Leendert van der Waerden dalam hipotesisnya bahwa segitigat Pythagoras diidentifikasi secara aljabar. Selama pemerintahan Hammurabi (1790 – 1750 SM), tablet Plimpton Mesopotamia 32 terdiri dari banyak entri yang berkaitan erat dengan segitiga Pythagoras. Di India (8 – abad ke-2 SM), Baudhayana Sulba Sutra terdiri daftar segitiga Pythagoras, pernyataan dari teorema, dan bukti geometris dari teorema untuk segitiga siku-siku sama kaki.
Pythagoras (569-475 SM) menggunakan metode aljabar untuk membangun segitiga Pythagoras. Menurut Sir Thomas L. Heath, tidak ada anggapan dari teorema selama hampir lima abad setelah zaman Pythagoras. Namun, penulis seperti Plutarch dan Cicero disebabkan teorema untuk matematikawan Yunani ini sedemikian rupa, bahwa atribusi itu diketahui secara luas dan diterima. Pada 400 SM, Plato mendirikan sebuah metode untuk mencari segitiga Pythagoras, yang dicampur baik aljabar dan geometri. Sekitar 300 SM, di Elemen Euclid ini, yang tertua ada bukti aksiomatis dari teorema disajikan.

Teks Cina Chou Pei Suan Ching yang ditulis antara 500 SM dan 200 AD memiliki bukti visual dari Teorema Pythagoras atau ‘Gougu Teorema’ (sebagaimana diketahui di Cina) untuk segitiga siku-siku. Selama Dinasti Han (202 SM – 220 M), segitigat Pythagoras muncul di Sembilan Bab pada Seni Matematika, bersama dengan penyebutan segitiga tersebut. Penggunaan tercatat pertama dari teorema di Cina dikenal ‘Gougu Teorema’, dan di India sebagai ‘Bhaskara Teorema’.
Namun, hal ini belum dikonfirmasi apakah Pythagoras adalah orang pertama yang menemukan hubungan antara sisi segitiga siku-siku, karena tidak ada bukti tertulis yang ditemukan. Namun demikian, teorema masih ini masih menggunakan nama Pythagoras.

Senin, 22 Juni 2015

Sifat dan Rumus Persegi dan Persegi Panjang

Sifat-Sifat Dan Rumus Persegi

Pada bangun datar persegi, mempunyai sifat-sifat diantaranya :
    Sifat Sifat Bangun Datar - Rumus Bangun Datar
  • Memiliki 4 sisi dan 4 titik sudut
  • Memiliki 2 pasang sisi yang sejajar dan sama panjang
  • Keempat sisinya sama panjang
  • Keempat Sudutnya sama besar yaitu 90 derajat (siku-siku)
  • Memiliki 4 simetri lipat
  • Memiliki simetri putar tingkat 4
  • Luas = s x s
  • Keliling = 4 x s

Sifat Sifat Dan Rumus Persegi Panjang

Pada bangun datar persegi panjang, mempunyai sifat-sifat diantaranya :
  • Memiliki 4 sisi dan 4 titik sudut
    Sifat Sifat Bangun Datar - Rumus Bangun Datar
  • Memiliki 2 pasang sisi sejajar, berhadapan dan sama panjang
  • Memiliki 4 sudut yang besarnya 90 derajat
  • Keempat sudutnya siku-siku
  • Memiliki 2 diagonal yang sama panjang
  • Memiliki 2 simetri lipat
  • Memiliki Simetri putar tingkat 2
  • Luas = p x l
  • Keliling = 2(p+l)